URGENZ.ID - Pecinta musik independen akhirnya mendapat momen yang ditunggu. Konser spesial yang mempertemukan Perunggu dan The Adams resmi digelar di Bengkel Space SCBD, Jakarta, pada Kamis, 16 Juli 2026.
Mengusung konsep intimate concert, konser ini menghadirkan suasana yang lebih dekat antara musisi dan penonton. Dua band yang dikenal memiliki lagu-lagu penuh cerita itu tampil dalam satu panggung dengan format yang lebih personal.
Konser ini menjadi kesempatan bagi para penggemar untuk menikmati penampilan Perunggu dan The Adams dari jarak yang lebih dekat di Bengkel Space, venue yang belakangan menjadi salah satu lokasi pertunjukan musik eksklusif di kawasan SCBD.
Konsep Intimate dan Kolaborasi
Malam itu menjadi konser yang mempertemukan dua nama yang selalu memiliki tempat di playlist para penikmat musik Indonesia. Perunggu dan The Adams tampil sekaligus berkolaborasi di atas panggung.
Kehadiran Perunggu menjadi salah satu daya tarik utama dengan lagu yang dikenal lewat lirik-lirik reflektif dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Dalam konser tersebut, Perunggu membawakan sejumlah lagu favorit seperti Pikiran yang Matang, 33x, Biang Lara, Gemilang, hingga Abadi, yang langsung disambut nyanyian para penonton.
Lagu-lagu tersebut memang menjadi bagian penting dalam perjalanan musik Perunggu sejak merilis album Memorandum dan berbagai rilisan berikutnya.
Sementara itu, The Adams menghidupkan suasana lewat deretan lagu yang hingga kini masih menjadi favorit pendengar musik Indonesia dan para penggemarnya.
Band asal Jakarta tersebut membawakan Halo Beni, Konservatif, Timur, Waiting, hingga Pelantur. Penampilan The Adams sukses mengajak seluruh isi Bengkel Space bernyanyi bersama dari awal hingga akhir.
Salah satu momen yang paling mencuri perhatian adalah ketika Perunggu dan The Adams membawakan beberapa lagu secara bersama di atas panggung. Kolaborasi ini menjadi kejutan yang disambut meriah oleh penonton.
Tak hanya itu, konser juga ditutup dengan penampilan DJ set dari gitaris sekaligus vokalis The Adams, Saleh Hussein atau Ale. Penampilan tersebut menjadi penutup yang berbeda di penghujung acara Bengkel Space.
Dengan konsep intimate, konser di Bengkel Space memberikan pengalaman yang jauh berbeda dibanding festival musik berskala besar. Interaksi antara musisi dan penonton terasa lebih hangat, dan lagu dapat dinikmati dengan nikmat.
Baca Juga: Konser Pestipalin Siap Guncang Secapaad Bandung 18 Juli 2026, Hindia hingga Raisa Masuk Line Up
Artikel Terkait
Konser Pestipalin Siap Guncang Secapaad Bandung 18 Juli 2026, Hindia hingga Raisa Masuk Line Up
Menuju Album Romantisasi Impulsif: The Jansen kembali Merilis Single Bertajuk Andai Kita Tumbuh Besar Nanti!